Saturday, June 03, 2006

Si Debar Kutukupret


Eh
, sebenarnya ga usah kusuruh justify di template-nya, ya. Bodohnya! Ah, sudah terlanjur. Yang paling kutukupret tentu saja sidebar keparat. Aku belum menemukan cara untuk mengubahnya, walaupun tak akan lama lagi pasti berubah. Hanya saja aku memang tidak pernah benar-benar telaten dengan pekerjaan seperti itu. Ukuran font-nya masih terlalu besar. Apa maksudnya menulis nama dan alamat sebesar itu di sisi kiri. Walaupun aku seorang ekshibisionis, tapi aku punya standar tentang bagaimana menampilkan diriku. Tidak seperti itu! Cepat atau lambat pasti kutemukan cara untuk mengubahnya!

Yikes! Setengah jam lagi aku ujian. Ujian terakhirku di semester ini. Semester ekstra harap-harap cemas. Selama kuliah yang mungkin sudah duapuluh semester ini (God help us), baru kali ini aku merasakan kecemasan menunggu nilai. Sebelumnya aku tidak pernah peduli, maka dari itu jadi duapuluh semester. Kali ini tidak lagi. Kali ini dan sebanyak-banyaknya dua semester lagi. Ya Allah, hamba mohon pertolongan dan perlindungan, Ya Yang Menjawab Permohonan Minta Tolong, Yang Melapangkan. Satu-satunya jalan untuk menghentikan kepenatan kuliah adalah... Segera Menyelesaikannya!

Ayo satu paragraf lagi. Sebenarnya aku harus mengistirahatkan tangan kananku, karena sebentar lagi pasti harus dipaksa menulis. Betapa pegalnya menulisi kertas ujian, apalagi bila kau tahu banyak. Kalau tidak tahu apa-apa sih tidak masalah. Lagipula aku memang tidak pernah pura-pura tahu dalam ruang ujian. Kalau tidak tahu ya kutinggal saja, suatu kebiasaan yang harus berhenti mulai dari semester kemarin! Till the end of the Road-nya Boys II Men, yuck!

No comments: