kemacangondrongan

Tarzan harus sekolah, maka dari itu Pak Hamid panggil Guru Privat, seorang Cina Tua Berkepala Botak. Tersebutlah maka suatu hari Tarzan belajar nama-nama binatang. Guru Privat menunjukkan boneka Singa dan bertanya pada Tarzan, ini binatang apa. Macan Gondrong, sahut Tarzan. Guru Privat geleng-geleng kepala botak. Kalau ini, sambil mengangsurkan boneka Harimau. Macan Botak, seperti kamu. Tarzan menggelengkan kepalanya manja.

Wednesday, August 20, 2025

Tetap Setia, Tetap Sedia Membela-beli Indo-mie 3x

›
Aduh, mengapa aku bisa lupa kepada pamongku seni rupa di esema. Aku tidak punya mobil mungkin karena esema. Seandainya saja esemka mungkin j...
Wednesday, July 09, 2025

Ngarai, Bukan Bukit. Seperti Sianok, Bukan Apache

›
Kala 'ku s'orang diri, hanya berteman sapi dan angin molen. Aku sampai hari ini tidak pernah suka pisang molen, pisang yang dililit ...
Sunday, July 06, 2025

Jika Kau Tak di Sini, di Sisiku, Hanya Cintamu ['Ku]

›
Penggambarannya saja sudah heroik begini. Mengapa penggambaran selalu harus di bawah paragraf pertama, sedang aku menginginkanmu untuk mengi...
Saturday, July 05, 2025

Bapak Keplek-keplek Karena Dikeluarkan dari AAL

›
Di Sabtu menjelang siang yang terik ini aku kembali menjalani mimpi burukku karena terkena pukulan mega ketujuh, yang dimulai dari anak yang...
Sunday, June 29, 2025

Bulbul Effendi Bisa Jadi Bulbul Inggris Afrika Utara

›
Keheningan Belanda yang sebenarnya tidak pernah benar-benar hening. Di bulan-bulan dingin setidaknya ada dengung pemanas ruangan, atau desau...
Friday, June 13, 2025

John "The Fuck" Gonnadie Bukan Judul yang Bagus

›
Ini adalah suatu percobaan yang akan mengakhiri gangguan pada pencurahan artistik entah apa maksudnya. Begitu entri ini tayang kau pasti aka...
Sunday, June 01, 2025

Pipitku Menggaruda Pancasila di Hari Kelahirannya

›
Inikah waktu mengitiki, lewat setengah jam dari tengah malam begini, ketika bahkan tadi bersin-bersin dan hidung tiba-tiba berair. Seperti b...
Friday, May 16, 2025

Belum Terlambat Untuk Menjatuhiku Cinta Luluna

›
Mari kita coba sekali lagi mengitiki dalam ambiens yang menjengkelkan. Hei , bahkan aku melakukannya masih dalam mode html. Ingat, ini beda ...
Saturday, May 10, 2025

Sudah Delapan Tahun Berlalu Masih Me[ma]carimu

›
Tidak perlu umek  mencari-cari penggambaran, sedangkan lukisan-lukisan dengan kata-kata sudah cukup lama berhenti. Tidur belum sampai lima j...
Thursday, May 01, 2025

Sesuatu Kemanisan Kejahean. Kesusuan Kekinian

›
Suatu kesepian yang mendamba di tengah hiruk-pikuk tempik sorak-sorai. Suatu kesendirian yang mengapung-apung di tengah awan-awan sekadar me...
Thursday, April 10, 2025

Apakah Rasanya Cuzco, Machu Picchu. Kau Bertanya

›
Meski ada Rian Hidayat di hadapanku, bukan berarti aku tidak merasakan kesepian akut yang kronis seperti biasa. Kesepian ini selalu menyelim...
Thursday, April 03, 2025

Melodi-melodi Mimpi Italia 'Nampakkan Perhiasan

›
Ternyata di dalam krombuk masih tersimpan memento dari suatu petang yang dihabiskan bersama keluarga di sebuah rumah minum teh tarik. Ternya...
Monday, March 31, 2025

Bebatuan Pijakan ngaIdul Fitri 1446 H. Takbirannya

›
Awal-awal masih stereo, namun di tengah-tengah berubah mutu. Apakah pembukaan ini lebih baik daripada apakah pantas lebaran-lebaran memandan...
Wednesday, March 26, 2025

Estrogen 'mBanjiri Aliran Darah. Testosteron 'Netes

›
Awas, jangan sampai lupa bahwa baru saja engkau mengendus masa mudamu dengan tasbih bermanik kuning fluoresen bahkan jam saku. Tidak mungkin...
›
Home
View web version

Adalah Sahaya

My photo
View my complete profile
Powered by Blogger.